Bolehkah Remaja Melakukan Fitnes? – madu high desert

| February 16, 2014 | 0 Comments

Bolehkah Remaja Melakukan Fitnes? – madu high desert

by:Proliz – madu high desert

Bolehkah Remaja Melakukan FitnesTua-tua keladi makin tua badannya makin jadi itulah ungkapan untuk anda yang sedang melakukan fitnes atau nge-GYM. Fitnes identik dengan usia yang tidak lagi muda. Namun bolehkah di usia remaja melakukan fitnes? Terkadang ada kekhawatiran pada orang tua yang anaknya remajanya ingin melakukan fitnes. Karena mereka beranggapan pada usia remaja adalah masa pertumbuhan. Nah, kita simak yuk berikut ini ada sebuah penelitian tentang fitnes buat anak.

Dalam jurnal Sport & Medicine di Amerika, penelitian tersebut mengambil 18 anak laki-laki usia 8 tahun. Mereka disuruh latihan beban 3 kali seminggu, 45 menit tiap sesi latihannya. Dalam penelitian kali ini para peneliti ingin tahu tentang dampak fitnes bagi anak-anak jika dilihat dari tekanan darahnya, detak jantung, dan terhadap pertumbuhan dan fleksibilitas syaraf.

Ternyata dari hasil penelitian tidak ada dampak negatif, seperti cedera dan tidak mempengaruhi kesehatan tulang atau organ-organ tubuh lainnya. Dan ternyata program tersebut tidak mempengaruhi pertumbuhan pada anak tersebut. Namun begitu anda harus menunggu anaknya mencapai usia 14 sampai 17 tahun. sehingga mereka mulai memproduksi testosteron.

Melakukan olahraga beban justru baik bagi anak-anak. Olahraga ini bisa menjaga kesehatan, daya tahan, stamina, pembentukan tulang dan membentuk tubuh lebih proporsional asalkan, ada pengawasan saat melakukan olahraga ini, dan sebaiknya orang tua ikut andil dan selalu memperhatikan anaknya seperti disaat merka menggunakan beban harus sesuai dengan kemampuan sang anak, dan frekuensi latihan tidak boleh berlebihan. Dan menjaga keseimbangan juga seperti gizi dan nutrisinya harus disesuaikan agar tumbuh secara optimal dan pastinya jika merasa capek istirahatlah yang cukup.

Banyak orang yang salah kaprah dengan menyebutkan fitnes bisa mengakibatkan tubuh menjadi pendek. Hal ini disebabkan karena kurangnya asupan gizi di dalam tubuh mereka sehingga untuk mencukupi recovery otot mengakibatkan pertumbuhan tinggi badan tidak maksimal. Dan sangat disarankan jika sedang melakukan fitnes bertanya kepada instruktur fitnes di tempat andal berlatih atau gunakan Personal Trainee jika anda ingin serius berlatih.

Sebagai bahan pertimbangan, remaja Amerika dan Eropa telah banyak yang menggunakan tempat kesehatan (GYM-Center) selagi mereka seusia muda. Bagaimana anda tertarik untuk mengantarkan anak remajanya ke tempat fitnes?

sumber: berbagai sumber
artikle yang berhubungan:

 

Tags: , ,

Category: livyani, madu hd indonesia, madu hd indonesia - livy, Proliz - Madu High Desert

About the Author ()

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *