Madu dan Antibiotik

| April 1, 2014 | 0 Comments

Madu dan Antibiotik

by : Pure Ftec 1 – Madu High Desert
Mau mengandung zat anti-biotik yang aktif melawan serangan berbagai patogen penyebab penyakit. Ada 4 faktor yang bertanggung jawab terhadap aktivitas antibiotik pada madu yaitu:

Kadar gula madu yang tinggi akan menghambat pertumbuhan bakteri sehingga bakteri tidak dapat hidup dan berkembang
Tingkat keasaman madu yang tinggi (pH 3,65) akan mengurangi pertumbuhan dan daya hidupnya sehingga bakteri tersebut mati.
Kandungan senyawa radikal hidrogen pe-riksida yang bersifat dapat membunuh mikroorganisme patogen.
Kandungan senyawa organik yang bersifat antibakteri. Senyawa organik tersebut tipenya bermacam-macam. yang telah terindentifikasi antara lain seperti polyphenol, flafonoid dan glikosida

Madu dan Penyakit Infeksi.
Beberapa penyakit infeksi berbagai patogen yang dapat “ditolong” dan dihambat dengan mengonsumsi madu secara teratur antara lain penyakit lambung dan saluran pencernaan, penyakit kulit, infeksi saluran pernafasan akut (ISPA), batuk dan demam, penyakit jantung, hati dan paru, penyakit penyakit yang dapat mengganggu mata, telinga dan syaraf. Madu juga dapat mengobati luka infeksi setelah operasi, borok, obat untuk terapi pasca operasi pasien kanker vulva, luka jahitan dan pencangkokan kulit. Sebagai obat luka, madu mampu menyerap air pada luka, sehingga mencegah infeksi dan memperbaiki jaringan dengan cepat. Madu menembus luka dalam sehingga juga membantu pembentukan butiran jaringan baru.

Artikel bersumber dari : High Desert Jakarta

Tags: , ,

Category: Madu HD Jakarta - ado, Pure Ftec 1 – Madu High Desert

About the Author ()

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *