Mengendalikan Hipertensi Untuk Jantung – Madu HD

| February 17, 2014 | 0 Comments

Mengendalikan Hipertensi Untuk Jantung – Madu HD

By: Nextemp – Madu High Desert

Mengendalikan Hipertensi Untuk Jantung - Madu HDWalau gejala tekanan darah tinggi tidak terasa, tetapi jelas penyakit ini sangat berbahaya. Memberikan perhatian besar dalam penyakit ini, antara lain dengan mengubah gaya hidup dan kepatuhan minum obat, menjadi salah satu alasan menurunnya kematian akibat penyakit jantung dan stroke.

Namun ternyata jumlah obat yang harus dikonsumsi pasien berkolerasi dengan kepatuhan mereka dalam menepati jadwal minum obat. Pasien yang hanya mengonsumsi obat dosis tunggal lebih patuh daripada pasien yang harus minum beberapa jenis obat sehingga pengendalian penyakit pun lebih baik.

Hal itu tercermin dalam hasil studi CRUSIAL (Cluster Randomized Usual Care vs Caduet Investigation Assesing Long-Term Risk), yang membandingkan efek penurunan risiko penyakit jantung koroner pada pasien yang mengonsumsi obat dosis tunggal dengan pengobatan cara biasa.

Dalam penelitian itu terungkap pengobatan satu pil selama 12 bulan secara signifikan (27 persen) mengurangi risiko penyakit jantung koroner dibandingkan dengan pasien dengan pengobatan biasa.

Pengobatan biasa ini artinya terus meneruskan obat-obatan yang selama ini sudah diresepkan dokternya untuk mengontrol tekanan darah dan kolesterol. Sementara kelompok kontrol diberi satu pil amlodipine besylate atau atorvastatin calcium.

Penurunan risiko penyakit jantung ini diukur berdasarkan model Framingham Risk Score dengan menghitung risiko penyakit jantung berdasarkan gabungan antara kesehatan dan gaya hidup, termasuk jenis kelamin, usia, tekanan darah, nilai kolesterol, merokok, serta status diabetes.

Semakin banyak gabungan faktor risikonya, makin tinggi risikonya terkena penyakit jantung koroner. Pasien hipertensi beresiko tinggi menderita penyakit kardiovaskular karena itu mereka harus mengendalikan penyakitnya untuk memperlambat, bahkan mencegah penyakit jantung.

Penurunan tekanan darah sekitar 2 mm/Hg saja sudah bisa menurunkan risiko penyakit jantung sampai 6 persen dan stroke 15 persen pada orang usia 40-70 tahun. Tergantung pada besarnya tekanan darah, dokter bisa saja menyarankan dilakukannya perubahan gaya hidup untuk menurunkan tekanan darah. Namun jika pasien memiliki faktor risiko lain seperti kegemukan atau menderita diabetes, perubahan gaya hidup bisa digabung dengan obat-obatan.

Obat hipertensi adalah obat jangka panjang. Tujuan dari pengobatan ini bukan hanya sekadar menurunkan angka, tetapi untuk mencegah komplikasi jangka panjang, karena itu pasien harus patuh minum obat.

Studi global

Penelitian CRUCIAL merupakan studi yang dilakukan oleh PT.Pfizer secara internasional di 19 negara di Asia, Timur Tengah, Eropa, dan Amerika Latin. Di Asia, studi ini melibatkan populasi di Korea, Indonesia, Taiwan, Filipina, Malaysia, dan Thailand.

Total responden dalam penelitian ini mencapai 1.461 pria dan wanita berusia 35-79 tahun yang menderita hipertensi dengan tiga atau lebih faktor risiko seperti merokok, kegemukan, kolesterol, serta tidak memiliki penyakit jantung koroner sebelumnya, dan nilai total kolesterol mereka tidak lebih dari 250 mg/dl.

Pelihara Jantung dengan Produk Perlebahan dari HD

Seperti yang telah kita ketahui penyakit jantung dapat dipicu oleh banyak hal, diantaranya hipertensi, dimana tekanan darah yang tinggi dapat menyebabkan terjadinya arterosklerosis. Arterosklerosis (ada pula yang menyebut arteriosklerosis) adalah penyakit di mana pembuluh darah arteri kehilangan elastisitas normalnya, sehingga menjadi kaku dan mengalami penyempitan. Orang sering juga menyebut penyakit ini sebagai penyakit pengerasan pembuluh darah arteri.

Arterosklerosis bisa menimpa si Bujang yang masih tergolong muda, atau si Aki yang sudah masuk kategori lansia. Umumnya memang banyak diderita oleh orang-orang seumur si Aki, karena tubuh orang seusianya memang sudah mengalami kemunduran. Tak salah kalau kemudian arterosklerosis dimasukkan dalam kelompok penyakit degeneratif.

Karena hal ini biasanya terkait dengan penuaan, maka produk HDI yang paling tepat adalah HDI Royal Jelly. Penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi royal jelly dapat meningkatkan rentang usia hingga lebih dari 20%, dan meningkatkan produksi kolagen, sehingga membantu mempertahankan keremajaan kulit kita agar tetap terlihat muda. Dalam sebuah penelitian yang dilakukan pada tikus, royal jelly terbukti meningkatkan rentang hidup sebesar 50%, akibat terjadinya penurunan kerusakan DNA.

Kandungan hormon dalam royal jelly terbukti dapat menunjang pertumbuhan sel. Protein yang terkandung dalam royal jelly memiliki aktivitas antioksidan yang tinggi. Royal Jelly juga k aya akan asam amino, vitamin, dan mineral . Nutrisi sendiri penting untuk membantu meningkatkan fungsi biokimia serta fisiologis tubuh. Sedangkan asam amino adalah unsur utama dalam tubuh. Tanpa asam amino, fungsi organ tubuh anda menjadi tidak seimbang.

Yang paling penting HDI Royal Jelly dapat membantu mengurangi hipertensi karena mengandung asam amino yang bekerja menghambat kerja ACE ( Angiotensin-1 Coverting Enzyme) , sumber pemicu naiknya tekanan darah. Royal jelly juga mengandung vitamin B3 yang dapat menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Dengan demikian, fungsi jantung bisa kembali normal dengan mengonsumsi HDI Royal Jelly.

Sementara itu untuk menanggulangi radikal bebas yang diakibatkan merajalelanya asap kendaraan di jalanan, gunakan selalu HDI Bee Propolis. Produk ini mengandung banyak sekali antioksidan alami yang sangat penting guna menetralisir radilak bebas yang ada di dalam tubuh. Sudah bebagai penilitian ahli membuktikan bahwa HDI Bee Propolis adalah produk alami terbaik baik dari kuantitas, maupun kualitas antioksidannya.

Ketika ada gejala PJK, segera periksakan diri Anda ke dokter. Ikuti anjuran dokter dan minumlah obat yang diberikan.

Sumber artikel dari high desert indonesia

Artikel yang berhubungan :

Tags: ,

Category: madu high desert - nixie, Nextemp - Madu High Desert

About the Author ()

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *